KtHx54QkBr383xDR2xK8jWF4FPsDN0wkvFCwXh9V
Bookmark

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gandeng Forum Anak, Sosialisasikan Hak Anak di Sekolah

Mempawah, Jurnalistiwa.com – Kelompok KKL Antibar 2 IAIN Pontianak berkolaborasi bersama Forum Anak Kabupaten Mempawah dalam rangka menggelar program Gema Literasi: Mengenal Hak Anak di SMPN 2 Mempawah Timur, Desa Antibar, Kabupaten Mempawah, pada Jumat (21/08/2026). Langkah kolaboratif ini dihadirkan guna meningkatkan pemahaman pelajar terhadap hak-hak dasar anak.

Kelompok KKL Antibar 2 yang ditempatkan di Desa Antibar ini berperan sebagai inisiator dalam program tersebut. Sementara itu, Forum Anak Kabupaten Mempawah hadir sebagai pemateri utama yang membawakan materi hak anak dengan metode teman sebaya (peer-to-peer) yang diiringi dengan games serta jargon-jargon penyemangat siswa.

Edukasi yang disampaikan dalam program ini meliputi penjelasan terkait dengan hak dasar anak, pentingnya menyuarakan aspirasi anak di lingkungan sekolah dan masyarakat, hingga perkenalan bagi Forum Anak itu sendiri sebagai wadah partisipasi anak yang berperan sebagai pelopor dan pelapor.

Menurut Ketua Forum Anak Kabupaten Mempawah, Chika, sinergi antara mahasiswa KKL IAIN Pontianak, Forum Anak, dan SMPN 2 Mempawah Timur berdampak sangat positif.

"Program KKL mahasiswa IAIN Pontianak sangat membantu kami menjangkau sekolah-sekolah di daerah pinggiran kota. Dampaknya sangat besar, terutama untuk menyosialisasikan hak anak kepada pelajar di pedesaan yang mungkin sebelumnya belum mengetahui hak-hak anak," ujar Chika.

Kolaborasi ini memberikan dampak positif secara simultan bagi seluruh pihak yang terlibat. Bagi mahasiswa KKL Antibar 2 IAIN Pontianak, sinergi ini melancarkan realisasi program kerja pengabdian masyarakat yang terarah sekaligus memperluas jaringan kemitraan strategis dengan organisasi kepemudaan di daerah.

Di sisi lain, Forum Anak Kabupaten Mempawah berhasil memperluas jangkauan edukasi hingga ke sekolah di kawasan pinggiran kota, memperkuat peran aktif mereka sebagai Pelopor dan Pelapor (2P). Sementara bagi pelajar SMPN 2 Mempawah Timur, kehadiran peer educator membuat materi mengenai hak dan kewajiban anak lebih mudah dipahami, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan bebas dari perundungan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 2 Mempawah Timur, Rohmatin, menyambut positif kegiatan ini sebagai langkah penguatan edukasi bagi para siswa.

"Meskipun siswa sudah pernah menerima sosialisasi perlindungan anak, edukasi seperti ini perlu diberikan secara berkelanjutan. Kehadiran pihak luar seperti mahasiswa IAIN Pontianak bersama Forum Anak Kabupaten Mempawah sangat bagus untuk memperluas wawasan mereka," ujar Rohmatin.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah dan kelompok KKL Antibar 2 IAIN Pontianak berharap sinergi lintas sektor dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Ke depan, sosialisasi serupa diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak di Kabupaten Mempawah. (*)


Jurnalizen: Farhan Herdian Al Zacky*

*Mahasiswa IAIN Pontianak


Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar