KtHx54QkBr383xDR2xK8jWF4FPsDN0wkvFCwXh9V
Bookmark

Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi, Desa Antibar Sambut Mahasiswa KKN IAIN Pontianak dan UM Pontianak

(Acara Penyambutan Mahasiswa KKL dan KKN/Istimewa)

Mempawah, jurnalistiwa.com - Pemerintah Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, secara resmi menggelar acara penyambutan bagi mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah (UM) Pontianak. 

Kegiatan yang dihelat pada Jumat malam (24/07/2026) di Halaman Kantor Desa Antibar ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi, merajut komunikasi yang harmonis, serta mempererat tali silaturahmi antara warga lokal dan para akademisi muda. 

Hadir secara langsung Kepala Desa Antibar, jajaran perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Antibar, Kepala Sekolah SMKN 1 Mempawah Timur, serta para kepala sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SMP se-Desa Antibar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi perkenalan resmi dari masing-masing kelompok mahasiswa yang akan mendedikasikan diri untuk mengabdi di tengah masyarakat Desa Antibar selama beberapa waktu ke depan. 

Suasana keakraban kian terasa ketika acara dilanjutkan dengan penyampaian sambutan secara berurutan, dimulai dari Kepala SMKN 1 Mempawah Timur, Ketua BPD Antibar, hingga sambutan utama yang disampaikan oleh Kepala Desa Antibar.

Simbiosis Mutualisme untuk Pembangunan Desa

Kepala Desa Antibar, Julkarnaidi, menyambut positif kehadiran para mahasiswa dari dua perguruan tinggi terkemuka di Kalimantan Barat tersebut. Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN dan KKL di desa tidak hanya membantu program-program desa, tetapi juga menciptakan hubungan kerja sama yang saling menguntungkan atau simbiosis mutualisme.

"Kami masyarakat Antibar menyambut baik dengan program ini, bahkan berharap kedepannya juga terjalin kerja sama dengan Perguruan Tinggi lain yang ada di Kalimantan Barat. Menurut kami juga ini merupakan program yang simbiosis mutualisme karena saling menguntungkan antara pihak masyarakat desa dan mahasiswa." ujarnya.

Lebih lanjut, Julkarnaidi menegaskan komitmen penuh Pemerintah Desa Antibar dalam mendukung berbagai rencana program kerja yang akan dirancang dan dijalankan oleh para mahasiswa selama masa pengabdian berlangsung di wilayahnya.

Ia juga menambahkan bahwa Desa Antibar selama ini memiliki banyak kegiatan aktif yang berfokus pada aspek pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa perguruan tinggi diharapkan mampu memberikan warna baru serta melahirkan kolaborasi strategis yang berdampak nyata terhadap kemajuan desa.

"Pada dasarnya kita sangat mendukung berbagai program mahasiswa, karena selama ini di Desa Antibar juga banyak kegiatan berbentuk pembinaan dan pemberdayaan. Kedepannya juga kami berharap bisa terjalin kolaborasi yang bisa membuat suatu perubahan." tambahnya.

Dengan dimulainya rangkaian penyambutan ini, para mahasiswa diharapkan dapat segera beradaptasi dengan kultur masyarakat setempat, menggali potensi lokal, serta memberikan solusi inovatif melalui program kerja yang solutif dan berkelanjutan. (*)


Jurnalizen: Farhan Herdian Al Zacky*

*Mahasiswa IAIN Pontianak

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar