Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi, Desa Antibar Sambut Mahasiswa KKN IAIN Pontianak dan UM Pontianak
![]() |
| (Acara Penyambutan Mahasiswa KKL dan KKN/Istimewa) |
Mempawah,
jurnalistiwa.com - Pemerintah Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur,
Kabupaten Mempawah, secara resmi menggelar acara penyambutan bagi mahasiswa
Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak dan Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Universitas Muhammadiyah (UM) Pontianak.
Kegiatan
yang dihelat pada Jumat malam (24/07/2026) di Halaman Kantor Desa Antibar ini
bertujuan untuk memperkuat koordinasi, merajut komunikasi yang harmonis, serta
mempererat tali silaturahmi antara warga lokal dan para akademisi muda.
Hadir
secara langsung Kepala Desa Antibar, jajaran perangkat desa, Ketua Badan
Permusyawaratan Desa (BPD) Antibar, Kepala Sekolah SMKN 1 Mempawah Timur, serta
para kepala sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SMP se-Desa Antibar.
Rangkaian
kegiatan diawali dengan sesi perkenalan resmi dari masing-masing kelompok
mahasiswa yang akan mendedikasikan diri untuk mengabdi di tengah masyarakat
Desa Antibar selama beberapa waktu ke depan.
Suasana
keakraban kian terasa ketika acara dilanjutkan dengan penyampaian sambutan
secara berurutan, dimulai dari Kepala SMKN 1 Mempawah Timur, Ketua BPD Antibar,
hingga sambutan utama yang disampaikan oleh Kepala Desa Antibar.
Simbiosis
Mutualisme untuk Pembangunan Desa
Kepala
Desa Antibar, Julkarnaidi, menyambut positif kehadiran para mahasiswa dari dua
perguruan tinggi terkemuka di Kalimantan Barat tersebut. Menurutnya, keberadaan
mahasiswa KKN dan KKL di desa tidak hanya membantu program-program desa, tetapi
juga menciptakan hubungan kerja sama yang saling menguntungkan atau simbiosis
mutualisme.
"Kami
masyarakat Antibar menyambut baik dengan program ini, bahkan berharap
kedepannya juga terjalin kerja sama dengan Perguruan Tinggi lain yang ada di
Kalimantan Barat. Menurut kami juga ini merupakan program yang simbiosis
mutualisme karena saling menguntungkan antara pihak masyarakat desa dan
mahasiswa." ujarnya.
Lebih
lanjut, Julkarnaidi menegaskan komitmen penuh Pemerintah Desa Antibar dalam
mendukung berbagai rencana program kerja yang akan dirancang dan dijalankan
oleh para mahasiswa selama masa pengabdian berlangsung di wilayahnya.
Ia juga
menambahkan bahwa Desa Antibar selama ini memiliki banyak kegiatan aktif yang
berfokus pada aspek pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu,
kehadiran mahasiswa perguruan tinggi diharapkan mampu memberikan warna baru
serta melahirkan kolaborasi strategis yang berdampak nyata terhadap kemajuan
desa.
"Pada
dasarnya kita sangat mendukung berbagai program mahasiswa, karena selama ini di
Desa Antibar juga banyak kegiatan berbentuk pembinaan dan pemberdayaan.
Kedepannya juga kami berharap bisa terjalin kolaborasi yang bisa membuat suatu
perubahan." tambahnya.
Dengan
dimulainya rangkaian penyambutan ini, para mahasiswa diharapkan dapat segera
beradaptasi dengan kultur masyarakat setempat, menggali potensi lokal, serta
memberikan solusi inovatif melalui program kerja yang solutif dan
berkelanjutan. (*)
Jurnalizen: Farhan
Herdian Al Zacky*
*Mahasiswa IAIN Pontianak
.jpeg)