KtHx54QkBr383xDR2xK8jWF4FPsDN0wkvFCwXh9V
Bookmark

Ketika Ikan Nila Mengancam Ekosistem: Peran Mahasiswa dalam Menjaga Keseimbangan Alam

Ikan Nila (Foto: DetikJateng)

Lingkungan merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia yang harus dijaga bersama. Namun, tindakan yang dilakukan tanpa mempertimbangkan kondisi ekosistem dapat menimbulkan masalah. Salah satunya adalah penyebaran ikan nila ke perairan yang bukan habitatnya. 

Oleh: Siti Nur Afifah* 

Berdasarkan pemberitaan mengenai mahasiswa KKN yang menebarkan ribuan ikan nila hingga menimbulkan persoalan ekosistem, peristiwa tersebut menunjukkan bahwa kegiatan yang bertujuan baik tetap perlu didasarkan pada pengetahuan dan pertimbangan lingkungan.

Ikan Nila (Oreochromis niloticus) memang memiliki nilai ekonomi dan banyak dibudidayakan. Namun, jika dilepas ke lingkungan yang tidak sesuai, ikan tersebut dapat bersaing dengan organisme lokal dalam memperoleh makanan dan ruang hidup. Perkembangbiakan yang tidak terkendali juga dapat mengganggu keseimbangan ekosistem.

Sebagai mahasiswa, saya melihat peristiwa ini sebagai pengingat bahwa ilmu yang dipelajari harus diterapkan secara bertanggung jawab. Pengetahuan tentang ekologi dan keanekaragaman hayati dapat digunakan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat serta memastikan kegiatan yang dilakukan tidak merusak lingkungan.

al ini juga berkaitan dengan tanggung jawab sebagai warga negara untuk menjaga lingkungan karena lingkungan yang sehat merupakan kepentingan bersama. Mahasiswa memiliki peran untuk menjadi warga negara yang peduli, kritis, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Peristiwa tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan di masyarakat. Setiap kegiatan yang melibatkan lingkungan perlu mempertimbangkan dampaknya, bukan hanya manfaat jangka pendeknya. 

Dengan menggabungkan pengetahuan Biologi dan nilai-nilai kewarganegaraan, mahasiswa dapat berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus menjadi bagian dari masyarakat yang bertanggung jawab.

Penulis adalah Mahasiswa Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta.
Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar