Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat, Mahasiswa Administrasi Rumah Sakit USG Gelar Program AKSI SEHAT
Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Posyandu setempat di TK Insanuz Ziyan, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa (3/11/2026).
Program ini merupakan wujud nyata implementasi pembelajaran mahasiswa di bidang kesehatan masyarakat, khususnya terkait pelayanan kesehatan dasar, pemantauan status gizi, edukasi kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat melalui Posyandu.
Selain mengasah kompetensi praktis dan keterampilan
komunikasi, kegiatan ini memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk
berinteraksi dengan warga.
Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri oleh Lurah Dahanrejo,
Moch. Hasan, serta Muh. Arfa, S.KM., M.Kes., sebagai bentuk dukungan terhadap
sinergi penguatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Seluruh rangkaian
acara dikoordinasikan oleh Alvin Chandra Octa Farisyah selaku Ketua Pelaksana.
Antusiasme warga terlihat dari kehadiran 122 peserta yang
mencakup balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga masyarakat lanjut usia
(lansia). Sebanyak 58 balita di antaranya secara khusus mengikuti pelayanan
pemantauan pertumbuhan dan status gizi.
Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa terlibat secara langsung dalam mengoperasikan alur lima langkah pelayanan Posyandu. Rangkaian diawali dari tahap pendaftaran dan pencocokan data peserta bersama petugas Posyandu, Ibu Sholichah. Selain mengarahkan alur bagi warga, mahasiswa juga membantu pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sasaran balita dan ibu hamil.
Memasuki tahap kedua, pemeriksaan antropometri dilakukan secara menyeluruh. Pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan atas diterapkan pada balita. Sementara itu, ibu menyusui menjalani pemeriksaan fisik lengkap termasuk pengukuran lingkar perut dan tekanan darah guna memperoleh gambaran awal kondisi kesehatan peserta.
Seluruh data pengukuran tersebut kemudian dicatat secara
sistematis pada tahap pencatatan dan pelaporan. Mahasiswa membantu memantau
grafik Kartu Menuju Sehat (KMS), menginterpretasikan kesesuaian berat badan
terhadap tinggi badan, serta menghitung indikator pertumbuhan anak sebagai
langkah deteksi dini risiko masalah gizi.
Pada tahap pelayanan kesehatan dan rujukan, mahasiswa
mewawancarai orang tua mengenai riwayat kesehatan balita, keikutsertaan
imunisasi, hingga pemenuhan gizi harian. Anak yang memerlukan penanganan khusus
terkait tumbuh kembang langsung diarahkan kepada bidan atau tenaga kesehatan
desa, sekaligus didata untuk pertimbangan menerima bantuan subsidi susu. Bagi
warga atau ibu yang membutuhkan pemeriksaan medis lanjutan seperti tes darah,
mahasiswa memfasilitasi arahan menuju fasilitas pelayanan kesehatan setempat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, mahasiswa
menyelenggarakan penyuluhan gizi seimbang dan konsultasi kesehatan, khususnya
bagi kelompok lansia. Edukasi juga diberikan terkait evaluasi tekanan darah dan
pentingnya kepatuhan konsumsi obat bagi penderita penyakit kronis. Mahasiswa
turut mendampingi pendataan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat,
sekaligus memandu proses pengambilan obat atau vitamin sesuai petunjuk medis.
Melalui program AKSI SEHAT ini, mahasiswa Administrasi Rumah
Sakit USG tidak hanya memperdalam pemahaman mengenai sistem pelayanan kesehatan
dasar, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi,
pemerintah desa, dan masyarakat demi mewujudkan generasi yang sehat,
berkualitas, dan berdaya saing.
Editor : Hakim L

